
Dewi Irawan
ActingAbout Dewi Irawan
Ia adalah putri ketiga dari pasangan aktris Ade Irawan dengan almarhum aktor Bambang Irawan dan kakak dari Ria Irawan. Biarpun Bambang Irawan (1932-1979) punya 5 anak, tetapi yang menonjol dalam dunia film hanyalah Dewi dan Ria Irawan. Dibawah "asuhan" ayahnya, Dewi yang berdarah Minang Jawa ini sudah mengenal dunia akting sejak Taman Kanak-kanak. Selain itu ia juga menguasai beberapa tarian tradisional dan olahraga, sebelum mulai dikenal ketika bermain dalam film Belas Kasih (1973). Sesudah ayahnya meninggal, Dewi masih bermain dalam beberapa film bertema remaja seperti Anak-Anak Buangan (1979) dan lain-lain. Dewi sempat cukup lama meninggalkan Indonesia untuk tinggal bersama dengan suami dan anaknya di Milan, Italia. Pada saat ini ia telah kembali dan menetap di Indonesia.
Dewi Irawan Movies & Career Overview
The filmography of Dewi Irawan reflects a career marked by diverse experimentation. Across 48 major appearances, the actor has built a reputation through performances in multiple genres and storytelling styles.
Dominant Genre
A large portion of Dewi Irawan's work falls within the Drama genre, where audiences tend to respond most strongly to their on-screen presence.
Success Ratio
Approximately 38% of Dewi Irawan's films maintain ratings above 6.5, indicating a consistent level of audience approval.
One of the most highly rated entries in their career remains The Narrow Bridge, which stands out as a key performance.
Best Dewi Irawan Movies Ranked
Must-watch hits from Dewi Irawan's career based on audience ratings.
Full Filmography
Every movie Dewi Irawan has appeared in, with audience ratings and verdicts.
Dewi Irawan - Frequently Asked Questions
What is the best movie of Dewi Irawan?
According to audience ratings, the best movie starring Dewi Irawan is "The Narrow Bridge" with a rating of 10.0/10.
How many movies has Dewi Irawan acted in?
Dewi Irawan has been featured in at least 48 major films throughout their career.
What are some other popular movies by Dewi Irawan?
Other notable films include "Cinta Tak Pernah Tepat Waktu", "La Tahzan", and "Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui".




